Jaringan Pemilu Aceh (JPA) menilai, Pemilu masih sarat dengan kekerasan dan intimidasi serta politik uang. Berdasarkan temuan beberapa lembaga itu, intimidasi dan kekerasan diantaranya terjadi di wilayah Aceh utara, salah satu tim sukses partai lokal menjaga bilik suara dan memaksa masyarakat masuk untuk memilih partai tertentu, serta kertas suara sebelumnya telah dicoblos terlebih dahulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan follow Channel WhatsApp Medcom.id