Bedah Editorial MI: Hukum Minus Keadilan di Kasus Nuril

Editorial MI Video pelecehan seksual
21 November 2018 08:32
Hukum dan keadilan di negeri ini nyatanya dua hal berbeda. Hukum hanya dijalankan fungsi formalnya sehingga nilai-nilai agung dari hukum menjadi sekadar teks. Hukum sekadar teks itulah yang menimpa Baiq Nuril Maknun. Nuril yang merupakan korban pelecehan justru menjadi yang terhukum. Meskipun dari kacamata positivistis Nuril bisa saja dikenai hukuman sesuai dengan pertimbangan hakim agung, apabila ditinjau dari perspektif hukum progresif, kasus Nuril idealnya tidak relevan sampai pada vonis bersalah.
(HAN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi