Media sosial ibarat sebilah pisau. Netralitas pisau hilang ketika berada di tangan seorang dokter untuk membedah atau di tangan pembunuh untuk membantai. Pisau bermata dua bernama media sosial itu menerpa negeri ini. Kemajuan teknologi komunikasi itu mestinya bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk memperkukuh persatuan dan memajukan demokrasi. Namun, ini yang membuat kita prihatin, pada sisi lain media sosial memiliki daya rusak yang luar biasa. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id