Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, pada suatu masa akan ada pemimpin kuat, saking kuatnya tidak ada rival yang disebut dengan calon tunggal. Sehingga untuk mengatasi ini, sang calon kepala daerah tetap mengikuti Pilkada dengan model ya atau tidak, Selasa (11/8/2015). Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id