Anak , keluarga dekat, dan keturunan para nabi terkadang gagal dalam menjaga dan mewariskan ajaran-ajaran yang dibawa sehingga terlibat dalam konflik internal bahkan berakhir dengan pembunuhan. Seperti pada masa Nabi Adam AS, konflik terjadi antara dua anak Adam yakni Habil dan Qabil. Nabi Muhammad SAW pun mengalami hal yang sama. Kemurnian dan keluhuran ajaran-ajaran kenabian bisa diganggu oleh anggota keluarganya sendiri. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id