Orang-orang yang dianggap lemah dalam sebuah tatanan masyarakat seringkali memiliki kemampuan melihat kebenaran yang lebih baik dibanding orang-orang yang kuat dan berkuasa. Ketika Nabi Saleh AS mengajak umatnya untuk beriman kepada Allah SWT, hanya orang-orang dari kalangan bawah yang merespon. Sementara orang-orang kaya dan berkuasa mencemooh dan menertawakannya. Begitu pula saat zaman Nabi Muhammad SAW, orang-orang yang segera merespon ajakan beliau ialah berasal dari kelas bawah. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id