Di era tahun 90an ke bawah, panggung pementasan musik rock acap kali menjadi sebuah panggung dengan sajian dramatis bahkan teatrikal. Tak hanya musik keras yang disajikan, unsur-unsur drama kerap kali diberikan sang musisi untuk memuaskan para penontonnya. Sylvia Saartje sedari dulu konsisten untuk menjadi dirinya sendiri. Tak banyak drama yang ia buat, sajian ciri khasnya seperti rambut yang disasak tinggi mampu menjadi trend setter pada saat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ARV)