Wacana Pelonggaran PSBB untuk Kabinet

Primetime News Virus Korona
MetroTV • 12 Mei 2020 21:04
Ketika wabah COVID-19 masih meluas di Indonesia, pemerintah berencana melakukan pelonggaran PSBB. Transportasi umum pun mulai dibuka kembali meski dengan persyaratan. Namun, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 tidak merekomendasikan pelonggaran PSBB karena terlalu berisiko terhadap kesehatan masyarakat.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan wacana pelonggaran PSBB bukan untuk masyarakat tetapi untuk kabinet. Hal ini untuk mempermudah pemerintah dalam mengatasi wabah COVID-19.

Presiden Joko Widodo pun mengingatkan agar pelonggaran PSBB dilakukan dengan hati-hati. Jokowi meminta pelonggaran tidak dilakukan secara sembarangan agar tak membuat penularan COVID-19 semakin meluas.

Jokowi menyebutkan saat ini ada empat provinsi dan 72 kabupaten/kota yang melaksanakan PSBB. Selain itu ada wilayah yang belum menerapkan PSBB tetapi memakai cara lain yang serupa. Pemerintah pun akan terus mengevaluasi pelaksanaan pencegahan penyebaran wabah COVID-19 di setiap daerah.

Jokowi menjelaskan berdasarkan evaluasi sementara, ada daerah yang mampu menurunkan jumlah kasus per hari setelah pelaksanaan PSBB. Tapi, ada juga yang penambahan kasusnya tak mengalami perubahan.

Masyarakat juga diminta tidak bingung karena pelonggaran tidak dilakukan dalam waktu dekat. Penerapan pun tidak dilakukan ke masyarakat.
(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif