Apakah Ada Indikasi Dana Bantuan Ditahan untuk Pilkada?

Prime Talk Virus Korona
MetroTV • 28 Juli 2020 01:05
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannya untuk mengeluarkan berbagai terobosan kebijakan karena realisasi anggaran untuk penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai 19 persen atau Rp136 triliun dari total yang sudah dianggarkan di Rancangan APBN-P 2020 sebesar Rp695 triliun.

Pemerintah telah menganggarkan total biaya penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sebesar Rp695,20 triliun. Rincian alokasinya adalah untuk kesehatan sebesar Rp87,55 triliun, perlindungan sosial Rp203,90 triliun, insentif usaha Rp120,61 triliun, UMKM Rp123,46 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57 triliun, sektoral K/L dan Pemda Rp106,11 triliun. 

Seluruh belanja penanganan COVID-19 mulai dimonitoring mulai Mei atau awal Juni 2020.

Pertengahan Juni lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan penyerapan bidang kesehatan masih kecil, yakni hanya 1,54%. Implementasi insentif tenaga kesehatan yang masih mengalami kendala menjadi salah satu faktor penyerapan anggaran yang tersendat. Selain itu, proses verifikasi biaya klaim perawatan pasien baik di BNPB sebagai Gugus Tugas maupun Kementerian Kesehatan dan daerah juga menjadi penyebab.

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif