Penjelasan Bima Arya Soal Penerapan Jam Malam di Bogor

Prime Talk Virus Korona
MetroTV • 03 September 2020 03:37
Kota Bogor berubah status menjadi zona merah COVID-19. Pemkot Bogor mengambil langkah tegas dengan membatasi aktivitas warga di ruang publik.

Untuk mencegah penyebaran virus korona, Pemerintah Kota Bogor dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor bersepakat untuk menerapkan jam malam di Kota Bogor. Seluruh aktivitas di Kota Bogor, baik kegiatan usaha maupun sosial dan keagamaan, harus otomatis berhenti setelah pukul 21:00 wib.

Wali Kota Bima Arya ingin menekankan kepada masyarakat bahwa ini kondisi dan situasi tidak biasa dan berbahaya. Kegiatan berkumpul dan nongkrong dipinggir jalan seharusnya tidak dilakukan karena saat ini transmisi lokal sedang terjadi akibat lonjakan kasus COVID-19 di Bogor.

Ia juga mengatakan bahwa sebanyak 80 persen lansia dan 15 persen anak-anak terpapar karena aktif keluar rumah. Maka dari itu, ia menekankan pentingnya menyadari bahwa kondisi ini situasi yang tidak biasa. Ia menegaskan bukan melarang namun membatasi pergerakan orang agar tidak berkumpul saat malam hari. Ia mengatakan pedagang masih tetap boleh berjualan sebelum jam 21.00, lebih dari batas waktu tetap dipersilahkan berjualan namun tidak menimbulkan kerumunan, bisa dengan membawa pulang makanannya saja. Courtesy: Metro TV


(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif