Problematika Bansos COVID-19 - Highlight Prime Talk Metro TV

Prime Talk bansos
MetroTV • 13 Mei 2020 23:43
Data penerima bantuan sosial masih belum sempurna. Padahal akurasi data penerima bansos yang diberikan pemerintah sebagai jaring pengaman sosial dalam merespons pandemi COVID-19 sangat menentukan efektivitas penyalurannya. Transparansi data pemerintah pusat dan peran pemerintah daerah dalam pemutakhiran data dianggap menjadi salah satu faktor penentu.

Terhitung sejak Ombudsman membuka posko pengaduan bagi warga terdampak COVID-19 pada 29 April lalu, total per 12 Mei 2020 telah ada 387 aduan yang diterima. Dari jumlah tersebut, sebanyak 278 atau 72% adalah aduan terkait masalah pengelolaan dan penyaluran dana Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah.

Sebagian besar pengaduan yang masuk terkait masalah distribusi bantuan yang tidak merata dan jumlahnya yang tidak sesuai dengan yang ditentukan. Selain itu, aduan yang masuk juga banyak terkait tidak jelasnya prosedur dan persyaratan untuk menerima bantuan.

Ada pula masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan, padahal sedang berada dalam kondisi darurat lapar. Tak hanya itu, ada pula masyarakat yang terdaftar tetapi tidak dapat menerima karena KTP yang dimiliki bukan domisili tempat tinggal atau karena tidak memiliki KTP/KK. Aduan yang masuk juga ada yang melaporkan oknum yang meminta imbalan ketika masyarakat mendaftar sebagai penerima bantuan.
(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif