MUI Sumbar Tolak Peniadaan Ibadah di Masjid, Ini Tanggapan Asrorun Ni'am

NewsMaker MUI covid-19 pandemi covid-19
Medcom • 11 Juli 2021 17:04
Ketua Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat (MUI Sumbar) Buya Gusrizal Gazahar menolak peniadaan aktivitas di rumah ibadah, terutama di masjid, saat PPKM mikro. Dia juga mengatakan salat Idul Adha harusnya tetap bisa dilaksanakan di masjid secara berjemaah.

"Kita tidak setuju. Kita tetap menyampaikan sesuai dengan perda kita, tetap dilaksanakan salat Idul Adha dan ibadah," kata Buya Gusrizal Gazahar seusai rapat koordinasi antara Gubernur dan kepala daerah yang masuk PPKM mikro, Rabu (7/7/2021).

Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Asrorun Ni'am Sholeh menanggapi hal tersebut, penanganan covid-19 harus dilakukan melalui dimensi lahiriyah dan batiniyah. Dimensi lahiriyah berupa mengikuti vaksinasi, diisolasi ketika terpapar virus, dan serius menjalani pencegahan dengan protokol kesehatan.

Di tengah masih melonjaknya kasus harian Covid-19, masih saja banyak narasi bahwa PPKM Darurat seolah-olah hanya akal-akalan pemerintah. Bahkan sempat viral pada pekan ini, seorang ustad yang menyebut bahwa PPKM Darurat ini seolah menghalangi ibadah umat islam saat Idul Adha nanti.

Memang sang ustad telah meminta maaf dan mengajak warga untuk mengikuti kebijakan pembatasan mobilitas itu setelah dirinya diamankan oleh pihak kepolisian. Namun, yang perlu digaris bawahi di sini adalah peran tokoh agama perlu ikut ambil bagian dalam memberikan edukasi masyarakat sebagai upaya bersama untuk memberantas wabah covid-19.

Dan pada Newsmaker kali ini kita akan berbincang bersama Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia Asrorun Ni'am Sholeh, terkait permasalahan tersebut.

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif