Sektor Migas Tetap Eksis di Tengah Pandemi

NewsMaker skk migas
Medcom • 29 November 2020 15:44
Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman paparkan bahwa SKK Migas memiliki strategi jangka pendek yaitu untuk tahun 2020-2021 dan strategi jangka panjang yang mencakup hingga 2030. Namun, dirinya menilai 2020 merupakan tahun yang gelap bagi dunia usaha, terutama migas. Tak hanya karena pandemi COnewVID-19, namun juga harga minyak dunia yang terus turun, hal ini dianggapnya sesuai dengan perumpamaan sudah jatuh tertimpa tangga.
 
Berkurangnya orang-orang yang berpergian merupakan salah satu faktor yang memukul penyerapan minyak dan gas. Hal ini pun berdampak pada investasi di sektor migas. Walaupun begitu, sektor migas dianggap masih bisa eksis ditengah pandemi. Fatar menjelaskan beberapa hal yang dilakukan SKK Migas, seperti tetap menjaga protokol Kesehatan selama bererja di tengah pandemic. Yang tak kalah pentingnya adalah memantau reliabiliti di sumur-sumur produksi migas. Kegiatan pengembangan memang masih ditunda terkait dengan harga minyak yang menyebabkan cashflow beberapa perusahaan migas pun terganggu.

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif