Metrotvnews.com

METROTVNEWS.COM

Video In House

570

Wawancara Khusus: Bima Arya Sugiarto (Bagian 1)

Metrotvnews.com
22 Maret 2018 14:37 WIB
#pilkada serentak

Survei yang dirilis aplikasi navigasi dan lalu lintas, Waze, cukup menyentakkan warga Kota Bogor, Jawa Barat. Daerah berjuluk Kota Seribu Taman ini berada di peringkat kedua terbawah dengan kategori 'kota dengan pengalaman berkendara terburuk di dunia'.
 
Dari indeks kepuasan tertinggi 10, Kota Bogor hanya mengantongi indeks 2,1. Setingkat lebih baik dari Cebu, Filipina. Walhasil, Bogor berada di peringkat 185 dari 185 kota di dunia.
 
Survei itu dirilis di laman resmi Waze pada 15 September 2016. Tepat lima bulan setelah Sistem Satu Arah (SSA) diterapkan di sekeliling Kebun Raya Bogor oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
 
Bima bergeming. Ia menyebut SSA adalah revolusi lalu lintas di Kota Bogor. Ia yakin sistem itu akan memperlancar lalu lintas di sana. Apalagi, ia juga menata pusat kota dengan hamparan taman.
 
Ia yakin SSA adalah langkah awal mewujudkan Kota Bogor ramah untuk keluarga. Impian yang hendak ia wujudkan di periode kedua jika terpilih lagi menjadi wali kota.
 
Ya, Bima Arya kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2018. Ia menggandeng Dedie Rachim, mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Bagaimana upaya dia mempertahankan tahta? Berikut wawancara wartawan Medcom.id, Al Abrar, Misbahol Munir serta videografer Tio dan Dimas, bersama Bima Arya, akhir pekan lalu. Wawancara dilakukan di sela-sela blusukan.

Baca selengkapnya: Siasat Bima Arya Tetap di Singgasana

VIDEO TOPIK TERKAIT PILKADA SERENTAK
PROGRAM LAINNYA