NEWSTICKER

Mengenal Aerosol yang Hebohkan Gedung Nusantara III

Medcom Nasional kebakaran
Medcom • 24 Februari 2020 16:07
Sekjen DPR Indra Iskandar sebut asap di Gedung Nusantara III bukan kebarakan. Peristiwa ini terjadi akibat konsleting sehingga menyebabkan kebocoran aerosol. Indra pun menegaskan asap aerosol itu tak berbahaya.

Lalu apa sebenarnya aerosol?

Istilah aerosol dicetuskan pertama kali oleh Frederick G. Donnan saat Perang Dunia I. Aerosol sendiri didefinisikan sebagai sistem suspensi partikel padat atau cair dalam gas. Bentuk aerosol sendiri ada yang terlihat seperti kabut, debu hingga menyerupai asap.

Aerosol juga banyak diaplikasikan menjadi hair spray, dry shampoo, deodoran, sunscreen dan lainnya. Hal ini yang membuat aerosol dikaitkan dengan sifatnya yang mudah terbakar. Pasalnya kaleng semprot mengandung bahan kimia propelan yang sifatnya mudah terbakar.

Aerosol juga dikhawatirkan menjadi penyebab efek rumah kaca dan pemanasan global. Gas rumah kaca sendiri diakibatkan oleh gas - gas di atmosfer. Gas itu bisa muncul secara alami atau karena aktivitas manusia. Contoh Aerosol yang berasal dari alam seperti letusan gunung berapi.

Di Amerika aerosol lazim digunakan sebagai obat bius. Cara menggunakannya dengan disemprotkan ke area kulit. Aerosol juga dipakai sebagai bahan whipped cream spray.

Itulah fakta seputar aerosol yang hebohkan Gedung Nusantara III

( Foto/ freepik.com )

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif