Di tempat ini, jemaah dapat melihat langsung hamparan pohon kurma yang tumbuh di tengah lanskap gurun, sekaligus mengenal berbagai jenis kurma dengan karakter rasa dan tekstur yang berbeda.
Kurma Ajwa menjadi primadona yang paling banyak dicari. Selain cita rasanya yang khas, kurma ini juga memiliki nilai historis dan religius yang kuat. Tak heran, banyak jemaah memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli oleh-oleh, mulai dari kurma hingga produk olahannya seperti cokelat kurma dan cendera mata khas.
Bagi jemaah, kunjungan ini bukan sekadar aktivitas wisata, tetapi juga bagian dari perjalanan spiritual. Mengenal lebih dekat ikon kota Nabi memberikan pengalaman tersendiri sebelum melanjutkan rangkaian ibadah ke Makkah, sekaligus memperkaya makna perjalanan suci yang dijalani. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)