NEWSTICKER

B2P2VRP Salatiga Ditunjuk Sebagai Laboratorium Uji Virus Korona

Medcom Nasional Virus Korona
Mustholih • 26 Maret 2020 18:17
Kementerian Kesehatan menunjuk Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit Salatiga, Jawa Tengah, sebagai laboratorium penelitian virus korona covid-19. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan penunjukkan ini memberi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menguji sendiri sampel pasien yang diduga kuat terjangkit covid-19.

Sebelum kewenangan itu dikeluarkan, dalam menangani pasien dalam pengawasan, Jawa Tengah harus mengirim sampel ke laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Jakarta. Hal ini, mengakibatkan penanganan penyebaran virus korona di Jawa Tengah menjadi lambat.

Menurut Ganjar, dengan ditunjuknya B2P2VRP Salatiga sebagai laboratorium uji virus korona, Jawa Tengah bisa lebih cepat mengetahui status pasien dalam pengawasan apakah negatif atau positif virus korona. Sebab, apabila sampel pasien diterima B2P2VRP Salatiga sebelum pukul 12.00 WIB, hasil uji laboratorium sudah bisa diketahui beberapa jam kemudian.

Dengan penunjukkan B2P2VRP Salatiga sebagai laboratorium uji virus korona, sampel pasien yang diduga kuat terpapar covid-19 sudah bisa diketahui paling lambat dua hari kemudian.

Ganjar mengungkap selain B2P2VRP Salatiga, Rumah Sakit Umum Pemerintah Dokter Kariadi, Semarang, sebenarnya juga sudah bisa menguji sendiri sampel virus korona. Namun, fasilitas laboratorium RSUP Kariadi masih perlu dilengkapi lagi untuk bisa benar-benar menguji virus korona.

Kepala B2P2VRP Salatiga, Joko Waluyo, mengatakan sejak ditunjuk jadi laboratorium uji virus korona, B2P2VRP sudah berhasil menguji 18 sampel. Joko mengungkap dalam sehari, B2P2VRP mampu menguji 40 sampel.
(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif