Umrah Dibuka Bertahap, Ini Penjelasan Kemenag

Medcom Nasional ibadah umrah
Medcom • 24 September 2020 14:02
Pandemi COVID-19 menyebabkan berbagai kegiatan di dunia jadi sangat terbatas, termasuk umroh dan haji. Seperti kita ketahui, sebelumya, Arab Saudi menutup layanan ibadah umrah yang sebelumnya biasa dilakukan oleh umat muslim di Makkah dan Madinah, semenjak Maret akibat wabah COVID-19.  Tapi baru-baru ini pemerintah Arab Saudi kembali mengizinkan jamaah muslim untuk melakukan ibadah umrah di kota Mekah.

Pembukaan kembali perjalanan umroh akan dilakukan dalam 3 tahap. Tahap pertama, pada 4 Oktober 2020 Kerajaan Arab Saudi hanya mengizinkan warga negara Arab Saudi dan ekspatriat untuk melakukan perjalanan Oktober 2020. Kapasitasnya pun akan dibatasi maksimal 30 persen.  Berdasarkan laporan SPA, Pemerintah Arab Saudi hanya akan mengizinkan sebanyak 30% dari kapasitas normal 20.000 jamaah untuk melaksanakan ibadah umrah setiap harinya. 

Tahap kedua perjalanan umroh akan dibuka pada 18 Oktober 2020. Kapasitas jemaah akan ditingkatkan menjadi 75 persen. Tahap ketiga Kerajaan Arab Saudi akan membuka perjalanan umroh bagi warga negara asing pada awal November. Layanan ini akan dibuka pada 1 November 2020 mendatang. Saudi hanya akan mengizinkan jamaah umrah dari sejumlah negara khusus yang dianggap aman, dengan kapasitas 100% hingga berakhirnya pandemi. Hal ini dimaksudkan sebagai langkah pencegahaan penularan virus COVID-19.

Indonesia diharapkan masuk daftar negara yang diizinkan menyelenggarakan ibadah umrah. Upaya lobi akan dilakukan agar umat islam Indonesia bisa menunaikan ibadah haji kecil tersebut. YouTube: DPR RI/AFP Foto.

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif