Beragam spesies unik berhasil diidentifikasi, mulai dari hiu hantu laut dalam, cacing simbiosis, hingga udang dan kerang langka. Penemuan tersebut dilakukan dalam 13 ekspedisi internasional di sejumlah wilayah laut dalam dengan kedalaman mencapai lebih dari 6.000 meter. Para ilmuwan menyebut sebagian besar kawasan tersebut sebelumnya belum pernah dijelajahi secara menyeluruh.
Salah satu temuan yang paling menarik adalah hiu hantu yang ditemukan di kawasan Laut Koral Australia. Hewan ini diketahui merupakan kerabat jauh hiu modern yang telah berevolusi sejak hampir 400 juta tahun lalu. Penemuan tersebut memberikan gambaran baru mengenai perkembangan kehidupan laut purba yang masih bertahan hingga sekarang.
Para peneliti memperkirakan sekitar 90 persen spesies laut dunia masih belum teridentifikasi. Karena itu, percepatan riset dinilai penting untuk mendukung perlindungan ekosistem laut global. Melalui platform data terbuka bernama Nova, hasil penemuan spesies baru kini dapat dibagikan hanya dalam hitungan hari sehingga membantu mempercepat penelitian dan kebijakan konservasi laut di berbagai negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)