Rencana Jokowi Gabungkan BUMN Penerbangan dan Pariwisata

Medcom Nasional pariwisata
Medcom • 06 Agustus 2020 14:02
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara anjlok hingga 81 persen. Pada triwulan pertama 2020, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 2,61 juta, sedangkan triwulan kedua hanya 482 ribu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, sektor yang terdampak dan terkoreksi sangat dalam adalah pariwisata dan penerbangan. Meski begitu, Presiden meminta dampak tersebut bisa dijadikan momentum untuk melakukan konsolidasi dan transformasi di sektor pariwisata dan penerbangan.

Jokowi berencana menggabungkan badan usaha milik negara (BUMN) di bidang penerbangan dengan pariwisata. Wacana ini muncul setelah Jokowi mendapat laporan sektor pariwisata dan penerbangan terkontraksi sangat dalam akibat pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas terkait Penggabungan BUMN di Sektor Aviasi dan Pariwisata melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (6/8/2020).

Jokowi berharap dengan penggabungan tersebut, fondasi ekonomi di sektor pariwisata dan penerbangan semakin kokoh. Dengan begitu, kedua sektor ini tak terpengaruh bila ada pandemi di kemudian hari. YouTube: Sekretariat Presiden

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif