Satgas Sebut Angka Kematian Akibat COVID-19 di Indonesia Masih Tinggi

Medcom Nasional Virus Korona
Medcom • 11 Agustus 2020 17:21
Pasien positif COVID-19 terus bertambah. Sebanyak 1.693 orang dinyatakan positif COVID-19 dalam sehari.
 
Kasus positif ini ditemukan dari hasil pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM). Total ada 25.791 spesimen yang diperiksa.

Secara keseluruhan, pasien yang sudah dinyatakan sembuh mencapai 83.710 orang dari total 128.776 kasus positif covid-19. Pasien yang meninggal bertambah 59 orang menjadi 5.824 orang. Kemudian kasus suspek mencapai 85.928 orang.

Angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia juga masih berada di angka 4,5 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan angka kematian di dunia sebesar 3,64 persen.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan ada 22 provinsi yang memiliki angka kematian di bawah angka dunia. Rinciannya, DKI Jakarta sebesar 3,56 persen, Sulawesi Selatan 3,18 persen, Jawa Barat 3 persen, Bali 1,28 persen, Papua 1,06 persen, Kalimantan Timur 2,84 persen, dan Maluku Utara 3,3 persen. Kemudian, Gorontalo 2,54 persen, Maluku 1,8 persen, Sumatra Barat 2,8 persen, dan Daerah Istimewa Yogyakarta 2,85 persen. Sementara Riau tingkat kematiannya 1,8 persen, Aceh 2,8 persen, Papua Barat 1 persen, Kalimantan Barat 0,96 persen, dan Kalimantan Utara 0,67 persen. Angka kematian di Sulawesi Barat sebesar 1,8 persen, Sulawesi Tengah 3,24 persen, Jambi 1,9 persen, Bangka Belitung 0,9 persen. Kemudian, Nusa Tenggara Timur 0,65 persen dan Sulawesi Tengah 1,3 persen. 

Kinerja dari angka kematian di 22 provinsi adalah prestasi. Ini harus tetap dipertahankan dan ditekan terus agar tetap terjaga. Sisanya, 12 provinsi diharapkan juga dapat bisa ditekan. YouTube: Sekretariat Presiden

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif