Ratusan Warga NTT Alami Krisis Air Bersih

Medcom Nasional krisis air bersih
Ignas L Kunda • 19 September 2020 18:05
Ratusan warga di Desa Radabata, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur mengalami krisis air bersih. Mereka harus berjalan jauh ke lembah dan mengatri hanya untuk menimba air dari sumber mata air terdekat desa. Kesulitan ini sudah dirasakan warga sejak puluhan tahun lalu tiap memasuki musim kemarau. Warga terpaksa mengambil air dengan jarak cukup jauh karena persedian air hujan di bak penampung telah habis.
 
Warga hanya berharap pada sumber mata air “meki sesi” yang merupakan sumber air di dasar lembah dekat desa. Jarak paling dekat yang harus ditempuh yaitu satu kilo meter setiap harinya. Rasa letih dan lelah menjadi teman keseharian mereka, ketika memikul jerigen di tangan dan kepala.
 
Karena hanya dari sumber mata air ini lah mereka mengandalkan air untuk minum. Biasanya, pada pagi dan sore hari mereka mengantri lebih lama karena banyak warga yang datang pada waktu yang sama. Sejumlah anak-anak pun harus turun mengambil air demi membantu orang tuanya. Bila sumber air mengecil maka akan ada ratusan antrian jerigen yang harus menunggu giliran. Beberapa warga memilih untuk merogoh kocek lebih dalam jika membeli air. Sementara yang lainnya rela datang pada pukul empat pagi untuk menimba.
 
Tak jarang terjadi adu mulut dan saling bertengkar antar warga hanya untuk mendapatkan air. Menurut Kepala Desa Radabata, ia sudah menyampaikan kondisi ini kepada pemerintah daerah namun hingga kini belum ada jawaban.
Reporter: Ignas Kunda

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif