Dalam panen perdana ini, warga berhasil mengumpulkan sekitar 43 kilogram labu kabocha dan 21 kilogram labu madu. Tak hanya itu, berbagai sayuran seperti kembang kol dan cabai juga ikut dipanen, menambah semarak hasil kebun yang dikelola bersama.
Labu kabocha dikenal memiliki tekstur kulit halus dan rasa manis, serta masa tanam yang relatif singkat, yakni sekitar 70 hingga 80 hari. Meski baru pertama kali dibudidayakan, hasil panennya cukup menjanjikan dengan bobot rata-rata mencapai 1 hingga 2 kilogram per buah.
Hasil panen ini rencananya akan dimanfaatkan oleh pelaku UMKM setempat untuk dijual kembali, sehingga turut menggerakkan roda ekonomi warga. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam menciptakan lingkungan hijau sekaligus memperkuat ketahanan pangan di perkotaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)