Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melalui Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, meninjau langsung greenhouse budidaya melon yang dikelola BUMDes Tuntang Sejahtera. Dalam kunjungannya, Menteri Yandri memuji keberhasilan desa dalam mengembangkan berbagai sektor ketahanan pangan, mulai dari budidaya melon hingga peternakan ikan lele.
Menurutnya, alokasi 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan harus mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Indonesia. Pemerintah juga terus mendorong program desa tematik menuju desa ekspor dengan membuka peluang pasar internasional bagi komoditas unggulan desa.
BUMDes Tuntang Sejahtera saat ini fokus mengembangkan dua jenis melon premium, yakni sweet lavender dan sweet honey. Sejak awal tahun 2026, pengelola telah dua kali melakukan panen dengan total produksi mencapai satu ton melon segar.
Selain sektor hortikultura, Menteri Desa juga meninjau budidaya ikan lele yang dikelola warga bersama BUMDes setempat. Saat ini tercatat ada 208 BUMDes di Kabupaten Semarang yang bergerak di sektor ketahanan pangan, mulai dari peternakan hingga budidaya tanaman produktif lainnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)