Mengusung tema medieval atau abad pertengahan, para pematung menghadirkan berbagai kisah klasik dalam bentuk karya tiga dimensi. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah patung berjudul The King's Game yang menggambarkan dua raja abad pertengahan tengah bertarung catur. Selain itu, ada pula karya Dragon’s Heart buatan seniman asal Belanda yang menampilkan sosok naga raksasa menjaga seorang putri tidur.
Keunikan festival ini tidak hanya terletak pada bentuk patungnya, tetapi juga pada material pasir yang digunakan. Pasir khusus tersebut dicampur sedikit tanah liat sehingga mampu mengeras layaknya batu dan tetap bertahan meski diguyur hujan. Teknik ini membuat detail pahatan lebih awet selama festival berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.
Penyelenggara festival menyebut tema abad pertengahan dipilih karena menawarkan banyak cerita yang dapat dieksplorasi para seniman, termasuk kisah-kisah lokal khas Denmark. Festival patung pasir yang berlangsung hingga 18 Oktober 2026 ini ditargetkan mampu menarik sekitar 60 ribu pengunjung dan menjadi salah satu agenda wisata seni terbesar di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)