12 Hoaks Terkait UU Cipta Kerja

Medcom Nasional Demo Tolak Omnibus Law
MetroTV • 08 Oktober 2020 19:20
Narasi-narasi berisi hoaks tentang UU Cipta Kerja bertebaran di media sosial. Sebagian masyarakat tampaknya mengalami misinformasi tentang UU Cipta Kerja bahkan termakan hoaks. Berikut sejumlah hoaks dan klarifikasi berdasarkan fakta-faktanya:
1. Hoaks: Uang pesangon dihilangkan
    Fakta: Uang pesangon tetap ada
2. Hoaks: UMP, UMK, UMSP dihapus
    Fakta: Upah Minimum Regional (UMR) tetap ada
3. Hoaks: Upah buruh dihitung per jam
    Fakta: Tidak ada perubahan dengan sistem yang sekarang. Upah dihitung berdasarkan waktu atau berdasarkan hasil.
4. Hoaks: Semua hak cuti hilang dan tidak ada kompensasi
    Fakta: Hak cuti tetap ada
5. Hoaks: Outsourcing diganti dengan kontrak seumur hidup
    Fakta: Outsourcing ke perusahaan alih daya tetap dimungkinkan. Pekerja menjadi karyawan dari perusahaan alih daya.
6. Hoaks: Tidak ada status karyawan tetap
    Fakta: Status karyawan tetap masih ada
7. Hoaks: Perusahaan bisa mem-PHK kapanpun secara sepihak
    Fakta: Perusahaan tidak bisa mem-PHK secara sepihak
8. Hoaks: Jaminan sosial dan kesejahteraan hilang
    Fakta: Jaminan sosial tetap ada
9. Hoaks: Semua karyawan berstatus tenaga kerja harian
    Fakta: Status karyawan tetap masih ada
10. Hoaks: Tenaga kerja asing bebas masuk
      Fakta: Tenaga kerja asing tidak bebas masuk, harus memenuhi syarat dan ketentuan
11. Hoaks: Buruh dilarang protes, ancamannya PHK
      Fakta: Tidak ada larangan
12. Hoaks: Libur hari raya hanya pada tanggal merah dan tidak ada penambahan cuti
      Fakta: Sejak dulu penambahan libur di luar tanggal merah tidak diatur UU tapi kebijakan pemerintah

Sumber foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq/nz

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif