Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyalurkan dana Rp200 triliun melalui bank Himbara untuk mendorong sektor produktif. Langkah ini dinilai positif oleh Ketua BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari.
Namun, Akbar mengingatkan agar penyaluran dana ini benar-benar diawasi. Ia menilai, jangan sampai bank hanya menempatkan dana tersebut di instrumen aman seperti obligasi atau surat utang negara. Menurutnya, dana harus benar-benar masuk ke sektor produktif agar daya beli masyarakat meningkat dan usaha bisa berkembang.
Akbar juga menekankan pentingnya memastikan manfaat program ini dirasakan oleh UMKM, bukan hanya perusahaan besar atau pabrik manufaktur. Dengan begitu, kebijakan ini bisa lebih adil dan berdampak langsung pada pengusaha kecil yang masih membutuhkan dorongan nyata.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)