Emansipasi wanita di masa kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan perwujudan kesetaraan di mana perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier di berbagai sektor, termasuk bidang yang dulunya didominasi laki-laki seperti teknik atau jurnalisme. Alyaa Rahma, Account Executive - FleishmanHillard Indonesia, menjelaskan bahwa dalam industri profesional, perpaduan antara penampilan yang rapi untuk memberikan kesan pertama yang baik dan kecerdasan otak sangatlah krusial agar dapat menyelesaikan pekerjaan sehari-hari dengan teliti Selain itu, rasa empati menjadi modal penting bagi perempuan untuk bernegosiasi dan membangun relasi yang kuat dengan klien karena kemampuan untuk merasakan posisi orang lain dapat mempermudah interaksi kerja. Menghadapi dinamika dunia kerja yang menantang, profesionalisme tetap harus diutamakan dengan cara mengontrol suasana hati serta membangun kepercayaan diri yang tinggi, bahkan dengan prinsip "fake it till you make it" saat harus memimpin sebuah rapat. Alya juga menekankan pentingnya komunikasi yang efektif dalam tim untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta kemauan untuk terus belajar dari setiap kesalahan guna mengembangkan kemampuan soft skill. Sebagai sosok "Kartini masa kini," ia mendorong perempuan untuk berani mendobrak stereotip gender dan memanfaatkan jendela kesempatan yang luas karena perempuan terbukti mampu melakukan banyak hal hebat di berbagai bidang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)