Arab Saudi Izinkan Umrah Untuk Jemaah Asing

Medcom Internasional ibadah umrah
Medcom • 26 Oktober 2020 15:34
Pemerintah Arab Saudi akan membuka layanan umrah per 1 November untuk jemaah asing. Pihaknya pun berencana akan ada 10 ribu jemaah asing yang umroh setiap minggunya.

Hal itu dikatakan oleh investor perusahaan Umrah Ahmed Bajaifer. Ia memaparkan perusahan-perusahaan umrah akan siap menjalankan protokol kesehatan dengan jumlah jemaah asing tersebut.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sendiri hanya mengizinkan jemaah berusia 18-50 tahun yang boleh menjalani ibadah umrah. Mereka juga harus menunjukkan sertifikat uji PCR negatif COVID-19.

Sertifikat itu juga harus diterbitkan dari laboratorium terpercaya di negara asal jemaah. Sertifikat tes pun tidak boleh lebih dari 72 jam sebelum waktu pemberangkatan.

Jemaah dari luar negeri bisa mengajukan izin umrah, salat di Masjid Nabawi, hingga ke Raudah melalui aplikasi I'tamarna . Mereka juga diharuskan memiliki tiket pulang-pergi sesuai program umrah.

Selain itu, para jemaah juga harus memesan akomodasi yang menyediakan tiga paket makan full board untuk masa karantina, minimal tiga hari, dan transportasi dari pelabuhan ke akomodasi. Para jemaah juga harus memiliki polis asuransi yang komprehensif.

Sementara itu, jemaah dari luar negeri nantinya akan dibagi menjadi beberapa kelompok berisi minimal 50 jemaah. Pemesanan akan dilakukan secara terpadu agar sesuai sehingga per kelompok harus memiliki pemandu dan agen Saudi untuk menyediakan layanan.

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif