Anak - Anak di Yaman Terancam Kelaparan di Tengah Konflik Kekuasaan

Medcom Internasional konflik yaman
Medcom • 18 September 2020 18:24
Yaman dalam situasi mengkhawatirkan saat kelaparan membayangi ratusan ribu orang. Konflik perebutan kekuasaan sepertinya belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Kini Yaman membutuhkan solidaritas internasional.

“Yaman berada dalam situasi putus asa karena berada di ambang kelaparan dan ratusan ribu orang menghadapi kelaparan,” ucap Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres, seperti dikutip Sky News, Jumat 18 September 2020.

Negara ini telah dihancurkan oleh konflik yang berkecamuk sejak 2014 antara pemerintahan Abedrabbo Mansur Hadi dan pemberontak Houthi, yang keduanya mengklaim membentuk pemerintahan resmi. Pemerintahan Hadi didukung oleh koalisi negara-negara kuat yang dipimpin oleh Arab Saudi tetapi juga didukung oleh Inggris, AS dan Uni Emirat Arab.
 
Dengan krisis yang ada sekarang diperburuk oleh virus korona, PBB mengatakan lebih dari 20 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan segera karena konflik yang sedang berlangsung. Hampir setengah yang membutuhkan bantuan adalah anak-anak.
 
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan Inggris akan memberikan 5,8 juta poundsterling untuk membantu mencegah kelaparan di negara itu. Dukungan Inggris akan membantu setidaknya 500.000 orang rentan setiap bulan, untuk membeli makanan dan kebutuhan rumah tangga, termasuk sabun dan obat-obatan. Menlu Raab juga menyerukan dukungan untuk rencana mengamankan gencatan senjata yang mengakhiri penderitaan rakyat di Yaman. APTN

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif