WHO Melanjutkan Uji Klinis Obat Malaria

Medcom Internasional WHO
Medcom • 04 Juni 2020 13:25
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa uji coba klinis dari hydroxychloroquine obat akan dilanjutkan. WHO sempat menunda uji obat ini terkait faktor keselamatan.
 
Pada 25 Mei, WHO mengumumkan bahwa untuk sementara waktu menunda uji coba untuk melakukan tinjauan keselamatan. Tetapi pada 3 Juni menyimpulkan bahwa ‘tidak ada alasan’ untuk mengubah cara uji coba dilakukan.
 
Keputusan tinjauan keselamatan dari badan kesehatan PBB itu muncul setelah sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet menunjukkan bahwa obat itu dapat meningkatkan risiko kematian di antara pasien COVID-19.

Dr Tedros menambahkan, dewan agensi menemukan tidak ada alasan untuk memodifikasi uji coba.

Lebih jauh, saat ini hidroksiklorokuin disetujui AS dan negara-negara lain untuk mengobati malaria dan gangguan autoimun tertentu, seperti lupus dan rheumatoid arthritis.

Secara terpisah, penelitian kecil di Perancis yang dipublikasikan Maret 2020, menyarankan hidroksiklorokuin mungkin efektif mengurangi beberapa gejala COVID-19. Afp
(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif