Huawei Akan Hentikan Ratusan Pekerja AS?

Medcom.id huawei
Medcom • 20 Juli 2019 18:27
Huawei masih bertahan di tengah larangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Meski demikian, lapangan kerja AS bisa terancam dengan larangan tersebut. Chief Security Officer Huawei Andy Purdy mengatakan bahwa Trump mengambil langkah yang salah. Menurutnya, dampak terhadap pekerjaan AS akan sangat signifikan.

Bahkan, The Wall Street Journal melaporkan bahwa raksasa gadget China itu akan menghentikan ratusan pekerja AS. Pada tahun 2018, transaksi Huawei di AS mencapai senilai US$ 11 miliar atau setara Rp 153 triliun. Namun, dengan pemblokiran Trump ini tentu menyebabkan pemasok Huawei di AS kehilangan kliennya.

Purdy mengatakan, Huawei bukan lah satu-satunya ancaman terhadap keamanan AS. Pemerintah AS sendiri lah yang perlu melakukan evaluasi terhadap semua teknologi yang dianggap bisa mengancam pertahanan negara tersebut. Meski demikian, Trump sudah melonggarkan larangan tersebut pasca bertemu Presiden China Xi Jinping pada pertemuan G20 lalu. Namun belum jelas kapan kelonggaran itu berlaku.
AFP: Fred Dufour, Hector Retamal, Mandel Ngan, Brendan Smialowski, Wang Zhao
(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif