Momen Ramadan menjadi titik krusial karena perubahan pola tidur dan fluktuasi energi meningkatkan sensitivitas emosional pengguna media sosial. Untuk menghadapinya, penting bagi kita untuk melatih wise mind—sebuah keseimbangan antara logika dan perasaan—agar tidak mudah hanyut oleh provokasi digital. Dengan kesadaran ini, ibadah puasa bisa menjadi momentum untuk benar-benar menahan diri, bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam berinteraksi di ruang siber.
Sumber : Pexels
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)