Syifa dan El tampak menawan mengenakan busana adat merah terang yang dipercantik detail payet emas. Di balik tampilannya yang mewah, pakaian tersebut juga sarat makna tentang kemuliaan dan tanggung jawab.
Diketahui busana yang dikenakan Syifa Hadju dikenal sebagai Bili’u. Pakaian pengantin perempuan khas Gorontalo ini secara harfiah memiliki makna “yang diangkat” atau “dimuliakan”. Hiasan bulu-bulu di antara mahkota, yang disebut Lai-lai, memiliki makna kesucian dan keberanian bagi seorang wanita.
Sementara itu, El Rumi tampil gagah dengan mengenakan Paluwala atau Makuta. Busana adat tersebut merupakan simbol kebesaran bagi pria Gorontalo. Ia juga mengenakan penutup kepala bernama Payunga, yang melambangkan perlindungan dan kedudukan sosial terhormat.
Dok. Instagram/syifahadju
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)