Bergabungnya Veda ke lingkaran "Banteng Merah" bukanlah pencapaian sembarangan. Program ini dikenal sebagai kawah candradimuka bagi para juara dunia, mengikuti jejak nama-nama besar seperti Marc Márquez di MotoGP dan Max Verstappen di Formula 1. Dengan dukungan ini, Veda kini berada dalam sistem pemandu bakat paling berpengaruh yang diprediksi akan mempercepat langkahnya menuju level internasional yang lebih tinggi.
Pencapaian ini pun sejalan dengan performa gemilangnya di lintasan. Veda baru saja mengawali debut musim 2026 dengan hasil yang sangat menjanjikan. Pada seri pembuka Moto3 Thailand Grand Prix awal Maret lalu, ia berhasil mengamankan finis di posisi kelima, sebuah sinyal kuat bahwa ia siap bersaing di barisan depan.
Saat ini, Veda Ega Pratama tengah mempersiapkan diri secara intensif untuk menatap dua seri berikutnya yang akan digelar di benua Amerika. Fokus utamanya adalah meraup poin maksimal demi memperkuat posisi di klasemen sementara dan membuktikan bahwa talenta Indonesia layak diperhitungkan di panggung dunia.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)