Kasus Influenza A kembali menjadi perhatian di Indonesia seiring meningkatnya hasil tes positif influenza. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan per 26 September 2026, tingkat kepositifan influenza pada pengawasan ILI minggu ke-37 mencapai 58,59 persen.
Kemenkes juga memantau Influenza A(H3N2) subclade K yang hingga minggu ke-37 telah ditemukan sebanyak 188 kasus di 20 provinsi. Kasus paling banyak ditemukan di DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan, dengan kelompok anak-anak hingga remaja menjadi yang paling banyak terdeteksi.
Gejala Influenza A umumnya muncul secara tiba-tiba, seperti demam atau menggigil, batuk, sakit tenggorokan, pilek, sakit kepala, nyeri otot, tubuh terasa pegal, lemas, mudah lelah, dan menurunnya nafsu makan. Pada anak-anak, infeksi juga bisa disertai mual, muntah, atau diare.
Untuk mengurangi risiko penularan, masyarakat dianjurkan rutin mencuci tangan, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, menggunakan masker ketika sakit, menjaga sirkulasi udara, menghindari kontak dekat dengan orang yang bergejala, serta cukup beristirahat dan memenuhi kebutuhan cairan serta nutrisi. Vaksinasi influenza juga dapat dilakukan sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.
Sumber: Pexels
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
(rzs)