SZA mengungkapkan kemarahannya setelah mengetahui sebanyak 238 lagunya diduga digunakan sebagai data pelatihan kecerdasan buatan (AI) tanpa izin yang jelas. Melalui unggahan di media sosial, pelantun lagu Kill Bill itu mengaku terkejut karena beberapa lagu yang masuk dalam data tersebut diduga bahkan belum pernah dirilis.
SZA menilai penggunaan karya musisi untuk melatih sistem AI tanpa persetujuan merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Ia kembali menyuarakan kritiknya terhadap perkembangan AI di industri musik, sebuah isu yang sudah lama menjadi perhatian sang penyanyi dan pernah ia singgung dalam lagu Ghost in the Machine.
Di tengah kritik dari para musisi, penggunaan AI dalam industri musik justru terus meningkat. Platform streaming Deezer mengungkapkan bahwa hampir setengah lagu yang diunggah ke platformnya berasal dari AI, sementara perusahaan musik besar mulai membuka peluang penggunaan teknologi tersebut untuk membuat cover dan remix.
Sumber Instagram @sza
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)