Ia menilai anggapan itu mulai berubah karena akses internet yang semakin luas membuat pelajar lebih mudah belajar, berkarya, dan menunjukkan hasil karyanya ke publik. Menurutnya, sekarang semakin banyak ruang bagi anak muda untuk berkarya tanpa harus menunggu sempurna terlebih dulu.
Aramhinta juga menyoroti adanya berbagai wadah apresiasi untuk karya pelajar, termasuk festival yang memberi kesempatan bagi film-film sederhana atau yang dianggap “belum sempurna” untuk tetap ditampilkan. Hal ini dinilai membantu mendorong semangat pelajar untuk terus berkarya.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)