Selain itu, jemaah dianjurkan untuk melakukan wudu dari rumah guna menghindari antrean panjang dan fasilitas yang mungkin kurang memadai di lokasi salat. Penting juga untuk diperhatikan agar tidak mengajak anak kecil menyaksikan proses penyembelihan secara langsung, karena paparan terhadap senjata tajam dan darah dapat memengaruhi psikologis mereka atau bahkan menyebabkan trauma.
Dalam hal penanganan daging kurban, terdapat beberapa panduan penting agar daging tetap sehat dan nikmat saat dikonsumsi. Salah satu hal utama adalah larangan mencuci daging dengan air karena dapat menyebarkan bakteri seperti Salmonella dan E. coli; sebaiknya daging cukup ditepuk-tepuk menggunakan tisu hingga kering sebelum disimpan.
Agar tekstur daging tidak alot dan bau "perengus" dapat hilang, daging sebaiknya tidak langsung dimasak atau dimasukkan ke freezer, melainkan didiamkan terlebih dahulu di dalam chiller selama kurang lebih 24 jam. Daging kurban memang cenderung lebih keras karena hewan sering kali mengalami stres selama proses transportasi dan penyembelihan. Namun, jika ditangani dengan benar, daging kurban dapat disimpan di dalam freezer dan bertahan hingga jangka waktu 6 bulan.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)