Selain aspek ketahanan, aroma parfum juga berfungsi sebagai identitas diri dan pembentuk memori yang kuat karena secara psikologis aromanya terhubung dengan emosi serta perasaan. Pemilihan aroma harus disesuaikan dengan waktu dan kondisi cuaca; misalnya, aroma sitrus, teh, atau akuatik sangat direkomendasikan untuk siang hari karena memberikan kesan segar dan tidak menyebabkan rasa mual di tengah cuaca panas. Sementara itu, aroma yang lebih berat seperti kayu-kayuan (woody) atau oud lebih disarankan untuk momen formal di malam hari dan tidak direkomendasikan untuk penggunaan siang hari atau saat berolahraga. Saat ini, kualitas parfum lokal Indonesia juga telah meningkat pesat dan mampu bersaing dengan merek luar negeri dalam menciptakan berbagai varian aroma yang beragam. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)