The Directors Guild of Korea ikut membela tim di balik film The Assassin(s) yang tengah menuai kontroversi. Film garapan Hur Jin-ho itu dituding sejumlah politisi konservatif dan kritikus online telah mendistorsi sejarah.
The Assassin(s) mengangkat kisah penembakan Yuk Young-soo, istri Presiden Park Chung-hee, pada 1974. Film ini tidak menyebut secara langsung siapa dalang penembakan, sehingga memicu perdebatan hingga laporan ke polisi dan National Assembly.
Dalam pernyataannya, DGK menilai kritik terhadap film merupakan hal yang wajar. Namun, mereka menegaskan kritik tidak seharusnya berubah menjadi serangan terhadap kehidupan pribadi dan pekerjaan para pembuat film.
Meski kontroversi terus bergulir, The Assassin(s) tetap mencetak hasil positif di box office Korea Selatan. Film yang dibintangi Yoo Hae-jin, Park Hae-il, dan Lee Min-ho itu telah meraih lebih dari 2,23 juta penonton dan kembali memimpin box office pada akhir pekan.
Dok. Instagram/hivemedia_corp
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
(rzs)