Putri Marino dan Hana Malasan berharap Empat Musim Pertiwi bisa menyentuh hati penonton internasional meski mengangkat isu sosial dan budaya Indonesia.
Hana berharap film ini dapat memperkenalkan bahasa Indonesia, bahasa Jawa, serta keindahan alam Tanah Air kepada penonton luar negeri. Menurutnya, emosi dalam sebuah cerita bersifat universal dan bisa dirasakan meski berbeda bahasa.
Sementara itu, Putri sempat khawatir penonton internasional sulit terhubung dengan cerita film tersebut. Namun, setelah pemutaran di Toronto, sejumlah penonton mengaku menikmati film dan merasa dekat dengan karakter-karakternya. Respons itu pun membuat Putri lega karena pesan filmnya bisa diterima lintas budaya.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
(rzs)