Hippindo: Penjualan Pesan Antar Tak Cukup untuk Menutupi Biaya Operasional

Medcom Bisnis dampak ekonomi covid-19
MetroTV • 01 Oktober 2020 13:04
Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyatakan larangan layanan dine in di mal telah menekan omzet. Menurut Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah, penjualan pesan antar sejauh ini belum cukup untuk menutupi biaya operasional.

PSBB yang diberlakukan selama Mei hingga Juli telah menekan penjualan ritel di mal dengan rata-rata penurunan 80 persen dibandingkan tahun lalu. Budihardjo merinci penjualan makanan dan minuman di mal masih terbantu dengan adanya layanan pesan antar.

Adanya pelonggaran PSBB terbukti membantu penjualan restoran. Omzet mulai naik hingga hampir 100 persen karena pengunjung mal diizinkan kembali makan di tempat. Namun, akibat diberlakukannya lagi PSBB, penjualan makanan dan minuman diproyeksikan akan turun 50 persen.

Budihardjo mengungkapkan pengelola mal berkomitmen tinggi menerapkan protokol kesehatan yakni dengan menginvestasikan dananya untuk sejumlah fasilitas penunjang protokol kesehatan.

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif