Google hingga Microsoft Diduga Mangkir Pajak selama Setahun

Medcom Bisnis perpajakan
Medcom • 27 Oktober 2020 12:38
Perusahaan teknologi AS dikabarkan telah lakukan praktek penghindaran pajak global atau tax avoidance sebanyak USD2,8 miliar selama setahun di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Menurut penelitian badan amal ActionAid International, perusahaan teknologi yang mangkir dari pajak tersebut ialah Facebook, Google, dan Microsoft.
 
Disebut bahwa India, Indonesia, Brasil, Nigeria, dan Bangladesh merupakan negara dengan kesenjangan pajak tertinggi yang melibatkan ketiga perusahaan tersebut. Pihak ActionAid International mengatakan, Facebook, Google dan Microsoft dapat meraup untung besar selama pandemi, sementara memberikan kontribusi sedikit atau tidak sama sekali terhadap layanan publik di negara-negara di belahan selatan dunia.
 
Mangkirnya pembayaran pajak ini dinilai karena adanya kegagalan dalam penerapan standar pajak global. Berdasarkan penelitian ActionAid International juga menyebutkan, hilangnya pendapatan dari mangkirnya pajak ketiga perusahaan raksasa itu dapat digunakan untuk membayar 850 ribu guru sekolah dasar.AFP/Antara/MI/Pexels.

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif