Pandemi COVID-19 berimbas pada penjualan hewan kurban jelang Hari Raya Iduladha 1441 H. Di Jombang, Jawa Timur permintaan hewan kurban jenis sapi kini sepi dan cenderung anjlok hingga 70 persen dibanding tahun 2019 lalu.
Salah satu peternak sapi asal Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan yang sudah 32 tahun berjualan sapi ini merasakan langsung dampak COVID-19 terhadap usahanya.
Pada tahun lalu, permintaan hewan kurban mencapai 150 ekor untuk luar kota seperti Bandung hingga Jakarta. Namun pada tahun ini permintaan hanya 40 sampai 50 ekor saja.
Sedangkan permintaan di area Jawa Timur saat ini juga turun dan baru mencapai 11 ekor. Padahal sebelumnya permintaan lokal bisa mencapai 45 ekor dalam dua pekan.
Penjual pun menaikkan harga sapi dari yang semula Rp20 juta kini mencapai Rp22 juta akibat stok sapi lokal mulai langka. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id