Situasi politik di penghujung 2016 sungguh mencemaskan. Intoleransi, radikalisme, terorisme, dan kehendak mengganti ideologi negara dengan ideologi lain benar-benar mengancam masa depan demokrasi kita. Konsolidasi demokrasi jadi seperti macet. Lembaga-lembaga negara yang tidak memainkan peran mereka secara optimal menjadi pangkal penyebabnya. Birokrasi yang korup di lembaga legislatif, yudikatif, dan eksekutif menjadi salah satu penyebab tidak berfungsinya lembaga-lembaga tersebut dalam melayani kepentingan publik. Ujung-ujungnya, sistem demokrasi presidensial yang kita bangun belum sepenuhnya berjalan. Kita baru tergolong sebagai negara kuasipresidensial. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id