Setelah memangkas asumsi makro, pertumbuhan ekonomi 2016 menjadi 5,5 hingga 6 persen. Pemerintah dan DPR juga merevisi asumsi nilai tukar rupiah dari Rp13.000 hingga Rp13.400 per dolas AS. Revisi ini dianggap realistis dengan lesunya perekonomian global. Pemerintah pun diharapkan tidak gagal mengawal gempita Hari Raya. Jangan sampai terjatuh ekonomi tertimpa tangga inflasi, Selasa (23/6/2015).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan follow Channel WhatsApp Medcom.id