Pada dasarnya ketika ada krisis moneter investor menjual saham dan obligasi mereka kemudian masuk ke cash market, memarkir dana mereka ke instrumen yang aman yaitu deposito dan SBN. Ketika sudah aman mereka akan menggeser dana mereka kembali membeli saham, ungkap Plt Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan, Selasa (25/8/2015). Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id