Ketua PDFI Jawa Timur, Nabil Bahasuan mengatakan bahwa tim nya mendapat permintaan dari penyidik untuk melaksanakan ekshumasi dan autopsi terhadap dua korban Kanjuruhan, Sabtu (5/11/2022). PDFI Jatim membentuk tim independen yang terdiri dari dua penasehat dan enam operator.
Tim independen tersebut dibentuk dari tiga elemen Institusi Pendidikan Kedokteran yakni dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya dan Universitas Muhammadiyah Malang. Dan empat Fasilitas Kesehatan dari RSUD Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang, RSUD dr. Soetomo Surabaya, RSUD Sarifah Bangkalan dan RS Pendidikan Unair.
Proses autopsi akan berlangsung selama dua sampai tiga jam dan hasilnya akan keluar dengan perkiraan waktu dua sampai tiga minggu atau satu bulan setelah autopsi dilakukan.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ARV)